Ini Dia Penyebab dan Gejala Disfungsi Ereksi

Solusi Mengatasi Impotensi|Artikel

Ini dia penyebab dan gejala disfungsi ereksi. Setiap pria pasti ingin memuaskan pasangannya ketika sedang bercinta. Karena dengan diperolehnya kepuasaan dalam bercinta akan membuat rasa bahagia dan hubungan diantara pasangan menjadi semakin erat. Namun adakalanya pria tidak bisa mencapai ereksi sehingga tidak bisa memuaskan pasangannya. Jangankan memuaskan pasangannya, memuaskan diri sendiri pun tidak bisa.

Tetapi hal tersebut normal terjadi pada pria. Hal tersebut menjadi tidak normal terjadi ketika pria tidak bisa mencapai ereksi secara terus menerus dan sering. Maka pria tersebut dapat dikatakan mengalami disfungsi ereksi. Disfungsi ereksi merupakan ketidakmampuan untuk mencapai dan menjaga ereksi tetap keras pada waktu penetrasi. Hal ini dapat terjadi pada usia berapa pun, tetapi lebih sering terjadi pada setengah pria yang berusia 65 tahun dan tiga perempat pria berusia 80 tahun.

Untuk mencapai dan mempertahankan ereksi, penis membutuhkan peredaran darah masuk yang cukup, peredaran darah keluar yang melambat dan fungsi yang tepat pada syaraf yang mengatur ke dan dari penis. Gangguan yang mempersempit arteri dan mengurangi pemasukan darah (seperti atherosclerosis, diabetes, tekanan darah tinggi, dan tingkat kolesterol darah yang tinggi) atau operasi yang mempengaruhi pembuluh darah dapat menyebabkan disfungsi ereksi.

Faktor resiko disfungsi ereksi lainnya termasuk stroke, merokok, alkohol, dan obat-obatan. Obat-obatan umumnya menyebabkan disfungsi ereksi pada pria yang lebih tua termasuk antihipertensi, anti depresan. Beberapa sedatif, cimetidine, beberapa diuretik, antipsikotik, dan obat-obatan illicit. Adakalanya, gangguan hormon (seperti rendahnya tingkat testosterone) dapat menyebabkan disfungsi ereksi pada pria. Demikian juga, faktor-faktor yang mengurangi tingkat energi seorang pria (seperti sakit, lelah, dan stress) dapat membuat kesulitan mencapai ereksi.

Masalah psikologi juga dapat menyebabkan disfungsi ereksi dan dapat mempengaruhi kemampuan untuk mencapai ereksi. Hal psikologis menyebabkan lebih sering terjadi pada pria lebih muda. Setiap situasi stress yang baru, seperti berganti pasangan seks atau masalah dengan hubungan atau di tempat kerja, juga bisa memberi kontribusi seorang pria mengalami disfungsi ereksi.

Gejala yang sering ditunjukkan pria yang mengalami disfungsi ereksi antara lain seperti sulit mendapatkan ereksi, sulit menjaga ereksi, dan berkurangnya libido atau keinginan untuk melakukan hubungan seksual. Libido atau gairah seks seringkali menurun pada pria yang mengalami disfungsi ereksi, meskipun beberapa pria mempertahankan libido secara normal.

Disfungsi ereksi harus segera diatasi, karena jika tidak segera diatasi dapat merusak hubungan anda dengan pasangan. Terbuka dengan pasangan tentang gangguan disfungsi ereksi yang anda alami sangatlah penting karena disfungsi ereksi tidak hanya merugikan anda tetapi juga pasangan anda. Mencari solusi mengatasi disfungsi ereksi bersama-sama akan lebih baik daripada anda menyembunyikan masalah tersebut dari pasangan.

Banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi disfungsi ereksi pada pria. Mulai dari cara yang alami tanpa resiko sampai dengan cara medis seperti operasi yang mempunyai resiko. Berikut ini beberapa cara untuk mengatasi disfungsi ereksi yang bisa anda bisa lakukan antara lain :

1. Obat Medis atau Resep Dokter
Mengatasi disfungsi ereksi dengan bantuan obat medis merupakan cara yang mudah digunakan dan bisa segera bereaksi. Obat-obatan medis yang dipakai umumnya berupa tablet berbahan aktif untuk membantu melancarkan peredaran darah menuju penis ketika pria sedang terangsang.

2. Obat Herbal
Obat herbal Lhiformen dikenal dapat mengatasi disfungsi ereksi dengan efektif. Sejak zaman dahulu, manusia mengutamakan herbal sebagai obat untuk mengatasi berbagai macam penyakit dan gangguan kesehatan lainnya, termasuk sebagai ramuan khusus untuk mengatasi masalah seksualitas. Dengan memadukan herbal berkualitas yang memiliki sifat afrodisiak dapat mengatasi disfungsi ereksi, meningkatkan gairah seksual, menjadikan hubungan lebih tahan lama dan juga memuaskan. Obat herbal lhiformen ini sudah terdaftar dalam BPOM dan MUI sehingga anda tidak perlu khawatir akan keamanan dan kualitas obat herbal ini.

3. Metode Akupuntur
Metode akupuntur dapat menyembuhkan dan mengatasi disfungsi ereksi, namun secara medis metode akupuntur belum diketahui keefektifannya. Pria yang mengalami disfungsi ereksi dapat sembuh setelah menjalani metode akupuntur. Metode akupuntur menumbuhkan rasa percaya diri yang tinggi dan perilaku yang sehat yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Metode akupuntur dilakukan dengan menusukkan puluhan jarum pada sejumlah titik tubuh untuk melancarkan peredaran darah.

4. Latihan Yoga
Mengatasi disfungsi ereksi dapat dilakukan dengan latihan yoga atau latihan pernafasan. Latihan yoga menitikberatkan kepada proses menghirup oksigen dan melepaskan karbondioksida. Gerakan tubuh yang lambat dan berirama diudara terbuka yang segar bisa membantu melancarkan aliran oksigen melalui darah keseluruh tubuh. Sejumlah pria yang berlatih yoga mengungkapkan bahwa olahraga kelenturan tubuh ini membantu mereka melakukan beragam posisi seksual yang menantang. Otot-otot sekitar penis dilatih melalui senam peregangan sehingga memungkinkan jaringan erektil penis terisi volume darah lebih banyak dan lebih lancar.

5. Operasi Syaraf
Melakukan operasi syaraf untuk mengatasi disfngsi ereksi pada beberapa kasus memang bisa menyembuhkan gangguan seksual pria. Namun cara ini memiliki resiko bila operasi pembedahan dilakukan pada pria usia lewat 50 tahun ketas karena proses peenyembuhan yang lebih lambat. Oleh karena itu sebelum memilih pengobatan disfungsi ereksi melalui operasi syaraf, pria sebaiknya mempertimbangkan dulu cara pengobatan lain yang lebih praktis dan memiliki resiko kecil misalnya dengan obat herbal.

Demikian beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi disfungsi ereksi pada pria. Disfungsi ereksi merupakan gangguan seksual yang banyak ditakutkan para pria. Oleh karena itu untuk mencegah dan mengatasi disfungsi ereksi sebaiknya lakukan perubahan gaya hidup sehat, seperti menghentikan kebiasaan merokok, mengkonsumsi alkohol, sering masturbasi, mengkonsumsi makanan cepat saji, dan kebiasaan bururk lainnya yang bisa memicu gangguan disfungsi ereksi.

Bahkan menurut penelitian yang diketuai oleh Dr. Sean Martin menjelaskan bahwa jika seseorang mengonsumsi obat untuk mengatasi disfungsi ereksi, tanpa melakukan perubahan gaya hidup yang sehat, pengobatan tersebut tidak akan cukup efektif. Dr Martin menekankan agar pria tak meremehkan masalah disfungsi ereksi. Hal ini karena disfungsi ereksi biasanya berkaitan dengan penyakit lain seperti penyakit jantung dan kardiovaskular. Perubahan gaya hidup sehat tidak hanya baik untuk kesehatan seksual dan mengatasi disfungsi ereksi, tetapi juga menjaga dan meningkatkan kesehatan bagian tubuh lain seperti jantung.

Hubungi Kami
Customer Service
CS 1: Lisa
BBM: D7CB415C
Call/SMS: 089 715 868 78
E-mail: pusatherbal45@gmail.com
CS 2: Anto
Call/SMS: 082 137 923 730
BBM: 5A268044
E-mail: pusatherbal45@gmail.com
Alamat Kami
karya abadi

CV. Karya Abadi
SIUP 510/24/PK/VIII/2015
Alamat: Jl. Raya Jepara-Semarang Km 21, Sidigede 15/03, Welahan, Jepara, 59464, Semarang, Jawa Tengah


Jam Kerja
Senin - Sabtu
Pukul: 08.00 - 16.00 WIB
(Diluar jam kerja hanya melayani sms, whatsapp, dan BBM)